Proses sebelum transplantasi paru meliputi berbagai pemeriksaan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi donor dan resipien sebelum transplantasi paru.
Bagi donor, pemeriksaan yang diperlukan adalah:
- Pemeriksaan fisis: mengukur lingkar dada.
- Foto toraks
- Golongan darah
Bagi resipien, pemeriksaan yang diperlukan sebelum transplantasi antara lain:
- Pemeriksaan fisis: mengukur lingkar dada
- Laboratorium lengkap (Golongan darah, DPL, kimia darah, AGD)
- Imunoglobulin virus (CMV, toxoplasma, VZV, HSV, EBV, HIV, hepatitis)
- Pemeriksaan faal paru (DLCO, spirometri)
- Uji jalan 6 menit
- Radiologi (foto toraks, CT scan toraks, lung scan)
- Pemeriksaan jantung (echocardiography, kateter jantung terutama jantung kanan)
- Pemeriksaan mikrobiologi TB (spesimen dari paru dengan bronkoskopi)
- Sesuai indikasi: USG abdomen, panendoskopi, kolonoskopi
- Evaluasi psikiatri
Calon donor dan resipien dapat datang dan melakukan pemeriksaan ke Klinik Transplantasi Paru RSUP Persahabatan.